Follow Us :

Rilis Survei Prov. Jawa Barat

06 Juni 2018  17:18:56 WIB

PERTARUNGAN KEKUATAN POLITIK DI PILKADA JAWA BARAT

Jawa Barat adalah barometer politik nasional. Tak ada partai politik yang mampu memenangkan pemilu legislatif secara nasional tanpa mengantongi kemenangan di Jawa Barat.

Tidak ada partai yang mampu memenangkan Jawa Barat secara berturut-turut. Empat kali pemilu legislatif paska reformasi menghasilkan pemenang yang berbeda-beda: PDIP (1999), Golkar (2004), Demokrat (2009) dan PDIP (2014).

Dengan jumlah pemilih paling besar di Indonesia, Jawa Barat bukan hanya penting di pertarungan pemilu legislatif, tapi juga pilpres.

Oleh karena itu, partai politik dan elit politik banyak yang menaruh perhatian ke pilkada Jawa Barat 2018 karena dianggap akan membawa efek pada pemilu presiden dan pemilu legislatif kelak di tahun 2019.

Bagaimana dengan peta elektoral jelang pilkada 2018? Bagaimana pula preferensi pemilih pada bakal calon yang akan bertarung di pilpres 2019?

Laporan survei ini dibagi dalam dua bagian besar yang secara berurutan akan memaparkan, pertama, hasil sigi pendapat publik di Jawa Barat yang menggambarkan prospek dukungan elektoral masing-masing pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur di Jawa Barat. Di bagian ini juga disampaikan evaluasi publik pemilih terhadap kinerja inkumben, terutama Ahmad Heryawan yang tidak bisa mencalonkan diri lagi sebagai gubernur.

Pada bagian kedua, sigi ini akan menggambarkan prospek para kandidat presiden yang selama ini telah disebut oleh media dan para pengamat. Evaluasi terhadap kinerja Presiden Joko Widodo akan diberikan pada bagian ini.
 

»  Download File
© indikator.co.id  |  Share : 
Quick Count
Agenda & Press Release
    Twitter Indikator